Tapung Hulu,Mediaperskeadilan.com—Mitra SPPG ngopi bareng bersama dengan komite dan tenaga pendidik membahas dan mengevaluasi kinerja MBG.Ngopi bareng ini di laksanakan di rumah kediaman Mulyono alias Glowo di desa Kusau Makmur Kecamatan Tapung Hulu ,Kabupaten Kampar ,Jumat 21/08/2026 sekitar pukul 14,20 wib .
Pertemuan ini terkait kekhawatiran peserta didik , guru serta wali murid untuk menerima MBG akibat keracunan massal di SMKN 1 Rimba Beringin- Tapung Hulu yang terjadi pada Selasa malam 18 /08/2026 .
Mitra SPPG Alhudri,S.T mengucapkan terima kasih atas undangan dari pada komite sehingga kita dapat bertatap muka untuk saling berdiskusi terkait MBG yang di distribusi kan kesekolah sekolah dari SPPG kami .
Saya dari mitra SPPG akan selalu berbenah diri dan menerima masukan dari pada komite , guru serta wali murid terkait MBG .Kami tidak anti keritik ,masukan ini kami butuhkan untuk mengevaluasi TeamWork di lapangan ,”Ucap Alhudri ,S.T.
Adapun yang hadir antara lain : Ketua komite UPT SMPN 6 Mulyono ,Ketua Komite UPT SDN / SMPN 029 Mugiati ,Ketua Komite SMAN 2 Berliansen Sinaga,S.Kom,Wakil ketua komite UPT SDN 016 Irwansyah.P , Sekretaris komite UPT SDN 034 Abadi Situmorang ,Kepala Dusun 01 Moro.
Turut hadir tenaga pendidik : Erwin Saputra, S.Pd UPT SDN 016,Kepsek UPT SDN 034 Tiur Ida L Tobing ,M.Pd ,Silvia Siregar UPT SDN /SMPN 029 ,Muhammad Givari UPT SMPN 6 , Elisabeth Lahagu ,Farida SMAN 2.
Ketua komite SMPN 6 Mulyono sangat tegas menyampaikan ,” peristiwa keracunan massal yang terjadi di SMKN 1 desa Rimba Beringin – Tapung Hulu di duga setelah menyantap MBG.Hal tersebut jangan sampai terjadi di sekolah yang ada di desa kusau makmur .
Justru pertemuan hari ini dengan mitra SPPG atas kekhawatiran orang tua wali murid viral nya berita tersebut .Pertanyaan daripada wali murid kami juga tidak bisa menjawab ketika belum ada penjelasan dari mitra SPPG ,”Ucap Mulyono .
Kekhawatiran wali murid tentang MBG hari ini sudah terjawab dengan hadir nya mitra SPPG .Kedepannya saya berharap kepada tenaga pendidik untuk menjelaskan kepada anak didik dan wali murid bahwa MBG tidak ada masalah ,hal ini kalau di biarkan berlarut larut kita yang rugi sebab anggarannya dari pajak kita melalui APBN ,”Tutup Mulyono .
Elisabeth tenaga pendidik dari SMAN 2 Tapung Hulu menyampaikan,” beberapa hari ini MBG kita stop adanya kekhawatiran wali murid terkait keracunan masal yang terjadi beberapa hari yang lalu.Kalau terjadi apa apa nanti kami pihak sekolah yang akan di salahkan oleh wali murid .
Kami berharap kedepannya distribusi MBG di sesuai dengan keadaan ,kalau datang nya terlalu cepat takut makanannya bisa basi karena terlalu lama di biarkan.Untuk SMAN 2 biasa makannya jam siang .Kedepannya kami akan membuat surat pernyataan kembali melalui anak didik untuk di tandatangani orang tua terkait MBG ,apakah bersedia menerima atau tidak ,”Tutup Elisabeth.
Di penutup acara mitra SPPG Alhudri ,S.T mengapresiasi atas kritikan, masukan dari bapak /Ibu agar program berskala nasional berjalan dengan baik demi terwujud nya gizi anak anak yang ada di desa Kusau Makmur.Masukan dari Bapak /Ibu akan kami tindaklanjuti secara cermat serta
menghimbau melalui perwakilan yang hadir untuk mensosialisasikan kepada anak didik serta wali murid bahwa MBG yang kami kelola aman di konsumsi,”Pungkas Alhudri ,S.T.
Acara berakhir pukul 15,30 wib dalam keadaan aman dan terkendali dan diakhiri salam – salaman dan photo bersama.
(Sumber ; Mitra SPPG /Alhudri).
Editor : Irwansyah.P
